Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA), Universitas Gadjah Mada, kembali melaksanakan kegiatan penerjunan mahasiswa dalam Program Magang Berdampak pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini secara resmi dimulai pada 10 Februari 2026 dan diikuti oleh 84 mahasiswa semester 6 Prodi EPA yang akan menjalani proses pembelajaran di luar kampus melalui pengalaman langsung di dunia kerja.
Sebanyak 22 institusi mitra terlibat dalam pelaksanaan program magang berdampak kali ini, yang berasal dari berbagai sektor, meliputi instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan swasta, dan lembaga penelitian.
Adapun 22 institusi mitra yang terlibat dalam Program Magang Berdampak Semester Genap 2025/2026 antara lain:
- Perum BULOG Kanwil DIY (4 mahasiswa)
- PT Pertamina Hulu Rokan (5 mahasiswa)
- Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung (3 mahasiswa)
- PT Natural Nusantara (6 mahasiswa)
- Perum Perhutani Pusat (4 mahasiswa)
- Perum Perhutani KPH Kedu Selatan (2 mahasiswa)
- Perum Perhutani KPH Kedu Utara (2 mahasiswa)
- Bank BPD DIY Wonosari (4 mahasiswa)
- Bank BPD DIY Wates (4 mahasiswa)
- Bank BPD DIY Bantul (1 mahasiswa)
- Bank BRI Kanwil DIY (15 mahasiswa)
- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY (6 mahasiswa)
- PT Erista Garden Asri (2 mahasiswa)
- PT Perkebunan Nusantara IV (PT Palm Co) Regional 7 Lampung (1 mahasiswa)
- PT Perkebunan Nusantara IV (PT Palm Co) Regional 3 Pekanbaru (1 mahasiswa)
- PT Perkebunan Nusantara IV (PT Palm Co) Regional 2 Kota Medan (3 mahasiswa)
- PT Perkebunan Nusantara IV (PT Palm Co) Regional 2 Sosa Padang Lawas (1 mahasiswa)
- Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang (4 mahasiswa)
- PT Hibrida Jaya Unggul (3 mahasiswa)
- Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman (10 mahasiswa)
- Kantor Akuntan Publik IAD (2 mahasiswa)
- PT Mekar Saluyu Grup (1 mahasiswa)
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas profesional sesuai dengan bidang kerja masing-masing mitra. Hal ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, sekaligus mengasah kemampuan adaptasi, komunikasi, dan pemecahan masalah di lingkungan kerja yang sesungguhnya. Selain itu, kegiatan magang berdampak ini juga dapat dikonversikan ke dalam 10–20 SKS sesuai dengan kurikulum Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA), sehingga memberikan pengakuan akademik atas pengalaman belajar yang diperoleh mahasiswa.
Dengan terlaksananya program ini, Prodi EPA UGM terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja. Program Magang Berdampak diharapkan menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memberikan dampak positif bagi mitra dan masyarakat luas.

Penulis: Diva Novitasari