Yogyakarta, 10 Februari 2026 – Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Pengukuhan Guru Besar bagi Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec sebagai Guru Besar dalam Bidang Ekonomi Pertanian dan Manajemen Agribisnis. Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik sekaligus kontribusi keilmuan beliau dalam pengembangan ekonomi pertanian di Indonesia.
Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Jangkung menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan fondasi strategis bagi kedaulatan dan kesejahteraan bangsa. Pangan tidak hanya dipandang sebagai komoditas ekonomi, tetapi juga memiliki dimensi sosial, politik, dan budaya yang kuat. Di tengah ketidakpastian global seperti perubahan iklim, disrupsi rantai pasok, dan fluktuasi harga, sistem pangan yang mandiri menjadi kunci agar suatu negara tidak bergantung pada pihak eksternal. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan petani melalui perbaikan akses pasar, efisiensi harga input, serta dukungan infrastruktur yang memadai dengan pendekatan lintas sektor.
Lebih lanjut, Prof. Jangkung menekankan bahwa kemandirian pangan harus dibangun secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga konsumsi dan pengelolaan sumber daya. Perubahan pola konsumsi masyarakat, meningkatnya ketergantungan terhadap pangan impor, serta tingginya tingkat food waste menjadi tantangan yang perlu direspons melalui edukasi, efisiensi distribusi, dan optimalisasi potensi lokal. Kemandirian pangan dipandang sebagai proses dinamis yang menuntut keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan struktural secara berkelanjutan, demi mewujudkan sistem pangan yang berdaulat, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Segenap keluarga besar Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis mengucapkan selamat atas pengukuhan Prof. Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M.Ec sebagai Guru Besar. Semoga capaian ini menjadi inspirasi dan terus membawa kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan sektor pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan di masa mendatang.
Penulis: Vera Kurniawati