Dalam upaya memperkuat kapasitas dosen di bidang manajemen sumber daya manusia (SDM), Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA), Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, menugaskan dua dosennya, Asih Kusumaningsih, S.P., M.Sc. dan Pinjung Nawang Sari, S.P., M.Sc., untuk mengikuti Pelatihan dan Sertifikasi Manajer SDM yang diselenggarakan oleh lembaga pelatihan profesional di Yogyakarta.
Pelatihan dilaksanakan pada 14 – 15 Agustus 2025 secara tatap muka di Hotel Malyhabara, Yogyakarta, dengan pengajar A. Noegroho Driprijanto, seorang praktisi berpengalaman di bidang manajemen SDM. Kegiatan dilanjutkan dengan sertifikasi BNSP Skema Manajer SDM pada 22 Agustus 2025 yang dilaksanakan secara daring bersama asesor Dr. Aditya Nanda Priyatama, S.Psi., M.Si.
Selama pelatihan, kedua dosen mempelajari 15 unit kompetensi manajerial, antara lain penyusunan uraian jabatan, analisis beban kerja, perancangan sistem remunerasi, hingga komunikasi organisasi yang efektif. Kompetensi tersebut tidak hanya penting bagi pengelolaan SDM dalam organisasi pendidikan, tetapi juga relevan dalam konteks agribisnis dan ekonomi pertanian, di mana pengelolaan tenaga kerja yang efisien menjadi kunci keberhasilan rantai nilai pertanian dari hulu hingga hilir.
Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, para dosen diharapkan mampu mengimplementasikan prinsip Human Capital Management dalam kegiatan akademik, riset, dan pengabdian masyarakat. Pengetahuan dan keterampilan ini juga dapat ditransfer kepada mahasiswa, terutama dalam pembelajaran Manajemen Sumber Daya Manusia agar memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja dan mengelola usaha berbasis pertanian. Program pengembangan staf ini menjadi salah satu bentuk pelaksanaan Program Kompetisi Kampus Berdampak (PKKB) dari Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDDIKTI).
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya: SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik; SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan memperkuat kompetensi SDM di sektor agribisnis; serta SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui penerapan praktik manajemen modern dalam sektor pertanian.
Penulis: Nazla Amanda Kamila
Admin Situs Web Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, UGM