Yogyakarta, 13 Agustus 2025 – Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (EPA) mengadakan kegiatan Sosialisasi Proyek Desa dalam rangka Program Kompetisi Kampus Berdampak (PKKB) 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para dosen serta mahasiswa angkatan 2022 prodi EPA dan bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Proyek Desa yang akan berlangsung pada rentang bulan Agustus hingga Oktober 2025.
Acara diawali dengan sambutan hangat dari Ketua Program Studi, Ir. Any Suryantini, M.M., S.Pd., yang menekankan pentingnya penguatan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan nyata di lapangan. Selanjutnya, sesi paparan materi disampaikan oleh Ketua Program Studi sekaligus oleh Hariyani Dwi Anjani, S.P., M.Sc., selaku Koordinator Proyek Desa. Mereka menjelaskan tujuan, mekanisme, serta harapan dari pelaksanaan Proyek Desa ini. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang aktif dari mahasiswa, menandakan antusiasme yang tinggi terhadap program ini.
Proyek Desa merupakan kegiatan peningkatan kompetensi praktis kepada mahasiswa melalui interaksi langsung dengan petani dan pelaku usaha di wilayah desa. Dalam pelaksanaannya, Proyek Desa melibatkan 17 dosen pembimbing dan 84 mahasiswa angkatan 2022 yang dibagi menjadi beberapa tim kerja.
Setiap tim diterjunkan ke berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah untuk melaksanakan kegiatan dari enam topik utama, yaitu business network, pemanfaatan teknologi digital, digital marketing, pengembangan umkm, konsep pemasaran dan sistem lelang digital. Melalui topik-topik ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, namun juga mengaplikasikan pengetahuan untuk mendukung pemberdayaan petani dan pengembangan ekonomi desa secara nyata.
Proyek Desa ini secara langsung mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain SDG 1 – No Poverty: Mendukung pengentasan kemiskinan melalui pengembangan usaha mikro dan penguatan ekonomi desa. SDG 8 – Decent Work and Economic Growth: Mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan produktif dengan pengembangan UMKM dan inovasi digital. SDG 9 – Industry, Innovation and Infrastructure: Mengintegrasikan teknologi digital dan sistem pemasaran modern dalam kegiatan usaha masyarakat desa. SDG 12 – Responsible Consumption and Production: Mendorong pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan melalui inovasi bisnis dan pengelolaan sumber daya yang efektif.
Melalui Proyek Desa, Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis berharap dapat terus mengembangkan kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia nyata sekaligus berkontribusi positif bagi masyarakat desa. Diharapkan proyek ini dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan mampu mendorong transformasi ekonomi desa yang lebih maju dan mandiri.
Penulis: Aprilia Dwi Hastuti
Admin Situs Web Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Fakultas Pertanian, UGM