Yogyakarta, 11 Juni 2025 – Sebagai bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Program Studi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi mahasiswa magang di Perum Perhutani. Pada semester genap tahun akademik 2024/2025, lima mahasiswa dari Prodi Ekonomi Pertanian dan Agribisnis UGM telah mengikuti program magang di dua lokasi, yaitu 2 mahasiswa di Perum Perhutani Pusat (Jakarta) dan 3 mahasiswa di Perum Perhutani Divisi Regional Kedu Utara (Jawa Tengah).
Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan oleh tim dosen pembimbing memastikan proses pembelajaran di tempat magang berjalan sesuai dengan tujuan MBKM. Kegiatan ini juga bertujuan untuk melihat langsung capaian pembelajaran mahasiswa, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta kontribusi mereka dalam kegiatan operasional di perusahaan mitra. Selama beberapa bulan pelaksanaan magang, mahasiswa telah terlibat aktif dalam berbagai aspek kegiatan Perhutani, mulai dari pengelolaan sumber daya hutan, analisis data, pengembangan agribisnis kehutanan, hingga analisis rantai nilai dan sistem pemasaran produk hasil hutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata di dunia kerja, memperluas wawasan di bidang ekonomi dan agribisnis kehutanan, serta membangun soft skills yang relevan dengan kebutuhan industri. Selain itu, kerja sama yang terjalin antara UGM dan Perum Perhutani menjadi bentuk sinergi dalam mendukung pembelajaran kolaboratif dan peningkatan kualitas lulusan yang siap terjun di dunia profesional.
Program studi berharap kegiatan magang dan monitoring ini dapat terus dikembangkan, baik dalam skala maupun kualitas, guna mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 15 (Menjaga Ekosistem Daratan) melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian dan kehutanan yang berkelanjutan.
Penulis: Aprilia Dwi Hastuti
Admin Situs Web Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Fakultas Pertanian, UGM